Just another WordPress.com site

Cara Membuat Pupuk Bokashi

Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan teknologi EM4 (Effektive Microorganisms 4). Keunggulan penggunaan teknologi EM4 adalah pupuk organik (kompos) dapat dihasilkan dalam waktu yang relative singkat dibandingkan dengan cara konvensional. EM4 sendiri mengandung Azotobacter sp., Lactobacillus sp., ragi, bakteri fotosintetik dan jamur pengurai selulosa. Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacangan, sekam, pupuk kandang atau serbuk gergajian. Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan bokashi adalah dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk microorganism. Dalam praktikum kali ini adalah pembuatan bokashi jerami/kotoran hewan.

A. Alat dan Bahan

- Alat :

· Parang

· Kardus bekas sebagai alas/penutup

· Timbangan

· Ember

- Bahan :

· Jerami yang telah dipotong-potong 2 kg

· Dedak ½ kg

· Kotoran hewan 2 kg

· EM4 5 ml.

· Molasses atau gula sebanyak 1 sendok makan

· Air secukupnya

B. Cara Pembuatan

1. Pertama-pertama dibuat larutan dari EM4, molasses/ gula dan air dengan perbandingan 1ml : 1ml : 1 liter air.

2. Bahan jerami, kotoran hewan dan dedak dicampur merata diatas lantai yang kering.

3. Bahan disiram larutan EM4 secara perlahan dan bertahap sehingga terbentuk adonan. Adonan yang terbentuk jika dikepal dengan tangan, maka tidak ada air yang keluar dari adonan (kandungan air sekitar 30%).

4. Adonan selanjutnya dibuat menjadi sebuah gundukan setinggi 15-20 cm. Gundukan ditutup dengan kardus selama 6-7 hari dengan suhu antara 40-50º C, adonan dibolak-balik dan selanjutnya gundukan ditutup kembali.

5. Setelah 7 hari kardus dapat dibuka. Bokashi akan ditumbuhi oleh jamur yang berwarna putih dan aromanya sedap.

6. Bokashi yang sudah jadi sebaiknya langsung digunakan.

Berdasarkan kenyataan di lapangan, persediaan bahan organik pada lahan pertanian sedikit demi sedikit semakin berkurang. Jika hal tersebut tidak ditambah dan segera diperbaiki oleh petani maka penurunan produksi akan terjadi pada tanaman-tanaman pertanian, seperti padi, palawija dan sayuran.

Pupuk bokashi adalah pupuk organik (dari bahan jerami, pupuk kandang, sampah organik, dll) hasil fermentasi dengan teknologi EM-4. Pembuatannya juga tidak rumit, karena menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat dan tidak perlu memerlukan alat yang canggih, hanya cukup secara konvensional. Pembuatan bokashi dikatakan berhasil jika bahan bokashi terfermentasi dengan baik yaitu akan ditumbuhi oleh jamur yang berwarna putih dan aromanya sedap. Sedangkan jika dihasilkan bokashi yang berbau busuk, maka pembuatan bokashi gagal. Jika bokashi suda jadi sebaiknya langsung digunakan. Namun jika bokashi ingin disimpan terlebih dahulu, maka bokashi harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cara mengangin-anginkan di atas lantai hingga kering. Setelah kering bokashi dapat dikemas didalam kantung plastik.

Beberapa pengaruh EM yang menguntungkan dalam pupuk bokashi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Memperbaiki perkecambahan bunga, buah, dan kematangan hasil tanaman.

2. Memperbaiki lingkungan fisik, kimia, dan biologi tanah

3. Menekan pertumbuhan hama dan penyakit dalam tanah

4. Meningkatkan kapasitas fotosintesis tanaman-menjamin perkecambahan dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik

5. Meningkatkan manfaat bahan organik sebagai pupuk

Ø Keunggulan dan Manfaat Pembuatan Pupuk Bokashi

Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, bokashi merupakan pupuk organik yang;

1. Meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman

2. Menyuburkan tanah karena mengandung unsur hara yang sangat diperlukan tanaman dan menekan pertumbuhan pathogen dalam tanah.

3. Pemakaian pupuk yang praktis

4. Biaya murah, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani

5. Ramah lingkungan dan dapat menfaatkan seluruh potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan, sangat perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani. Penggunaan pupuk bokashi EM merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pertanian saat ini. Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, bokashi merupakan pupuk organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu singkat. Selain itu pembuatan pupuk bokashi biaya murah, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi, palawija, sayuran, bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman.

1. Pembuatan bokashi dengan teknologi EM4 sangat menguntungkan bagi tanaman karena dapat meningkatkan hasil produksi tanaman.

2. Pembuatan bokashi sangat efektik dan efisien bagi petani karena mudah, murah, ramah lingkungan dan dapat memberikan hasil yang maksimal.

3. Pembuatan bokashi harus memperhatikan prosuder dengan baik karena jika tidak pembuatan bokashi tersebut akan gagal.

4. Harus adanya sosialisasi meluas kepada petani, terutama petani yang kurang mendapatkan informasi dan perhatian khusus dari pemerintah.

 

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan teknologi EM4 (Effektive Microorganisms 4). Keunggulan penggunaan teknologi EM4 adalah pupuk organik (kompos) dapat dihasilkan dalam waktu yang relative singkat dibandingkan dengan cara konvensional. EM4 sendiri mengandung Azotobacter sp., Lactobacillus sp., ragi, bakteri fotosintetik dan jamur pengurai selulosa. Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacangan, sekam, pupuk kandang atau serbuk gergajian. Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan bokashi adalah dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk microorganism. Dalam praktikum kali ini adalah pembuatan bokashi jerami/kotoran hewan.

B. Tujuan

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam praktikum kali ini adalah sebagai berikut :

1. Mahasiswa diharapkan mampu membuat pupuk organik padat.

2. Mahasiswa diharapkan mampu menggunakan pupuk organik padat pada tanaman

BAB II

METODE PRAKTIKUM

A. Alat dan Bahan

- Alat :

· Parang

· Kardus bekas sebagai alas/penutup

· Timbangan

· Ember

- Bahan :

· Jerami yang telah dipotong-potong 2 kg

· Dedak ½ kg

· Kotoran hewan 2 kg

· EM4 5 ml.

· Molasses atau gula sebanyak 1 sendok makan

· Air secukupnya

B. Cara Pembuatan

1. Pertama-pertama dibuat larutan dari EM4, molasses/ gula dan air dengan perbandingan 1ml : 1ml : 1 liter air.

2. Bahan jerami, kotoran hewan dan dedak dicampur merata diatas lantai yang kering.

3. Bahan disiram larutan EM4 secara perlahan dan bertahap sehingga terbentuk adonan. Adonan yang terbentuk jika dikepal dengan tangan, maka tidak ada air yang keluar dari adonan (kandungan air sekitar 30%).

4. Adonan selanjutnya dibuat menjadi sebuah gundukan setinggi 15-20 cm. Gundukan ditutup dengan kardus selama 6-7 hari dengan suhu antara 40-50º C, adonan dibolak-balik dan selanjutnya gundukan ditutup kembali.

5. Setelah 7 hari kardus dapat dibuka. Bokashi akan ditumbuhi oleh jamur yang berwarna putih dan aromanya sedap.

6. Bokashi yang sudah jadi sebaiknya langsung digunakan.

BAB III

PEMBAHASAN

Berdasarkan kenyataan di lapangan, persediaan bahan organik pada lahan pertanian sedikit demi sedikit semakin berkurang. Jika hal tersebut tidak ditambah dan segera diperbaiki oleh petani maka penurunan produksi akan terjadi pada tanaman-tanaman pertanian, seperti padi, palawija dan sayuran.

Pupuk bokashi adalah pupuk organik (dari bahan jerami, pupuk kandang, sampah organik, dll) hasil fermentasi dengan teknologi EM-4. Pembuatannya juga tidak rumit, karena menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat dan tidak perlu memerlukan alat yang canggih, hanya cukup secara konvensional. Pembuatan bokashi dikatakan berhasil jika bahan bokashi terfermentasi dengan baik yaitu akan ditumbuhi oleh jamur yang berwarna putih dan aromanya sedap. Sedangkan jika dihasilkan bokashi yang berbau busuk, maka pembuatan bokashi gagal. Jika bokashi suda jadi sebaiknya langsung digunakan. Namun jika bokashi ingin disimpan terlebih dahulu, maka bokashi harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cara mengangin-anginkan di atas lantai hingga kering. Setelah kering bokashi dapat dikemas didalam kantung plastik.

Beberapa pengaruh EM yang menguntungkan dalam pupuk bokashi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Memperbaiki perkecambahan bunga, buah, dan kematangan hasil tanaman.

2. Memperbaiki lingkungan fisik, kimia, dan biologi tanah

3. Menekan pertumbuhan hama dan penyakit dalam tanah

4. Meningkatkan kapasitas fotosintesis tanaman-menjamin perkecambahan dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik

5. Meningkatkan manfaat bahan organik sebagai pupuk

Ø Keunggulan dan Manfaat Pembuatan Pupuk Bokashi

Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, bokashi merupakan pupuk organik

1. Meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman

2. Menyuburkan tanah karena mengandung unsur hara yang sangat diperlukan tanaman dan menekan pertumbuhan pathogen dalam tanah.

3. Pemakaian pupuk yang praktis

4. Biaya murah, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani

5. Ramah lingkungan dan dapat menfaatkan seluruh potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan, sangat perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani. Penggunaan pupuk bokashi EM merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pertanian saat ini. Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, bokashi merupakan pupuk organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu singkat. Selain itu pembuatan pupuk bokashi biaya murah, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi, palawija, sayuran, bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman.

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang dapat di ambil dari hasil pembahasan kali ini adalah sebagai berikut :

1. Pembuatan bokashi dengan teknologi EM4 sangat menguntungkan bagi tanaman karena dapat meningkatkan hasil produksi tanaman.

2. Pembuatan bokashi sangat efektik dan efisien bagi petani karena mudah, murah, ramah lingkungan dan dapat memberikan hasil yang maksimal.

B. Saran

Adapun saran yang dapat disampaikan dalam pembahasan kali ini adalah sebagai berikut :

1. Pembuatan bokashi harus memperhatikan prosuder dengan baik karena jika tidak pembuatan bokashi tersebut akan gagal.

2. Harus adanya sosialisasi meluas kepada petani, terutama petani yang kurang mendapatkan informasi dan perhatian khusus dari pemerintah.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: